Jakarta – Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 kembali menjadi ajang bergengsi bagi pelajar Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bidang sains, teknologi, dan riset. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini diikuti peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat di seluruh Indonesia.
Tahun ini, OSN menghadirkan sejumlah pembaruan penting, termasuk penggunaan platform digital yang lebih terintegrasi dan hadirnya kategori Eksibisi Artificial Intelligence (AI) pada jenjang SMA sebagai bagian dari pengembangan talenta sains masa depan Indonesia.
OSN bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah peserta didik melalui soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Ajang ini juga menjadi salah satu jalur pembinaan calon wakil Indonesia pada berbagai olimpiade sains internasional.
Tahapan Seleksi Berjenjang
Pelaksanaan OSN 2026 dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat sekolah hingga nasional. Peserta harus melewati beberapa tahapan seleksi, yaitu:
-
Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S)
-
Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
-
Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P)
-
Seleksi Tingkat Nasional (OSN Nasional)
Sistem seleksi ini dirancang untuk menjaring peserta terbaik dari seluruh daerah secara objektif dan kompetitif.
Cabang Lomba yang Dilombakan
Untuk jenjang SMA/SMK, OSN 2026 melombakan berbagai bidang ilmu, antara lain:
-
Matematika
-
Fisika
-
Kimia
-
Biologi
-
Informatika
-
Ekonomi
-
Geografi
-
Astronomi
-
Kebumian
-
Eksibisi Artificial Intelligence (AI)
Sementara jenjang SD dan SMP mengikuti cabang lomba yang disesuaikan dengan kurikulum dan tingkat pendidikan masing-masing.
Jadwal Pelaksanaan
Berdasarkan panduan resmi yang telah dirilis, rangkaian OSN 2026 berlangsung sejak awal tahun hingga Agustus 2026. Untuk jenjang SD, seleksi tingkat kabupaten/kota telah dimulai pada 8 Juni 2026, dilanjutkan dengan seleksi provinsi dan nasional pada bulan Agustus.
Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui portal resmi yang dikelola pemerintah dan diinput oleh operator sekolah masing-masing.
Mendorong Generasi Emas Indonesia
OSN tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga sarana pembinaan talenta muda Indonesia. Melalui kompetisi ini, pemerintah berharap lahir generasi yang mampu bersaing di tingkat internasional dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi nasional.
Dengan semakin berkembangnya tantangan global di bidang sains dan teknologi, kehadiran OSN 2026 diharapkan menjadi momentum bagi pelajar Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan, dan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.
Dukung: OSN 2026: Siap Berkompetisi, Siap Berprestasi
Ekspresikan kepedulian Anda secara visual. Pasang bingkai foto digital resmi Anda untuk mensukseskan gerakan kebaikan ini.